Sekarang musim dingin, sweater dengan kehangatan yang sangat baik akan segera populer di musim dingin, tentu saja, variasi sweater juga sangat banyak, yang membuat pasangan dalam pembelian sweater akan bimbang, lalu apa saja jenis bahan sweater?
1. Sweater wol: ini adalah kain sweater yang paling banyak digunakan orang. Bahan wol di sini sebagian besar adalah wol domba. Proses merajutnya menggunakan teknik rajut. Karena tampilan sweater akan memiliki pola yang jelas dan warna yang cerah. Teksturnya sangat lembut dan elastisitasnya cukup baik. Sweater wol umumnya lebih tahan lama.
2. sweater kasmir: kasmir diambil dari lapisan luar kulit kambing yang terbuat dari beludru halus, karena produksinya lebih sedikit daripada wol, harganya akan lebih tinggi, dengan tekstur sweater tenun kasmir yang ringan dan memiliki efek kehangatan yang kuat. Dapat dikatakan bahwa sweater bagian dalam memiliki kualitas terbaik dari kelas kain, tetapi kainnya tidak mudah dirawat dan rentan terhadap fenomena pilling, jadi dalam perawatan sweater kasmir harus lebih dipikirkan.
3. sweater anak domba: sweater anak domba diambil dari wol domba, karena merupakan sampel kecil yang belum dewasa, wolnya akan lebih halus dan lembut daripada domba dewasa, tetapi kain wol domba murni di pasaran jarang, sebagian besar wol domba dan kain lainnya dicampur menjadi tenunan, sehingga harga sweater anak domba tidak terlalu tinggi.
4. Sweater wol Shetland: Dibuat dari wol Shetland yang diproduksi di Kepulauan Shetland. Wolnya terasa "berbutir" saat disentuh, dan tampilannya yang halus membuat sweater ini tampak lebih kasar, kainnya tidak mudah berbulu, dan harganya relatif murah.
5. Kemeja bulu kelinci: terbuat dari bulu kelinci atau campuran bulu kelinci dan wol, warna kemeja bulu kelinci lembut dengan tingkat kehalusan yang baik, bahkan lebih hangat daripada sweter wol, gaya anak muda juga dapat digunakan untuk membuat pakaian luar.
6. Kemeja bulu sapi: bahan bakunya diambil dari sapi, kainnya terasa halus dan lembut, kemeja bulu sapi tidak mudah berbulu tetapi warnanya relatif tunggal, biayanya jauh lebih murah daripada kasmir.
7. Sweater alpaka: bahan baku sweater tenun adalah wol alpaka, kainnya lembut, hangat, dan elastis, tampilannya halus dan tidak mudah menggumpal, merupakan jenis kain pakaian kelas atas, harganya pun lebih mahal dibanding pakaian wol pada umumnya.
8. Sweater serat kimia: merupakan sweater yang ditenun dengan akrilik dan serat kimia lainnya. Karena serat kimia memiliki daya tahan aus dan ketahanan korosi yang lebih baik, maka jenis sweater ini lebih tahan lama, namun dari segi kehangatan akan jauh lebih buruk dibandingkan sweater yang terbuat dari serat alami. Harga sweater serat kimia juga merupakan jenis yang paling murah.

