Sweater wol bersifat lembut dan lentur, sehingga ideal untuk menghangatkan tubuh. Sweater wol juga merupakan jenis dekorasi artistik karena gaya dan polanya yang cepat berubah dan penuh warna.
Dalam beberapa tahun terakhir, sweater wol telah menjadi pakaian rajutan yang paling umum untuk pria, wanita dan anak-anak di semua musim, karena mesin rajut rumahan (mesin rajut datar) telah diperkenalkan ke masyarakat umum dan karena pasar telah meningkatkan pasokan berbagai jenis bahan.
Ada berapa jenis sweater wol?
1. Sweater wol murni, sweater wol murni terutama menggunakan 100% bulu rajut wol murni atau benang rajut untai tunggal wol untuk menenun;
2. Sweater kasmir, sweater kasmir yang menggunakan tenunan kasmir murni. Teksturnya halus, lembut, licin dan berkilau, serta lebih hangat daripada sweater wol pada umumnya. Sebagian besar jenis yang tersedia di pasar domestik terbuat dari benang domba dengan campuran benang nilon 5%-15%, yang dapat meningkatkan ketahanan aus sekitar dua kali lipat;
3. sweater wol kelinci, karena serat wol kelinci lebih pendek, umumnya menggunakan 30% atau 40% wol kelinci dan benang campuran wol yang ditenun. 4;
4. Sweater bulu unta, sweater bulu unta umumnya terbuat dari 50% bulu unta dan benang campuran wol, kehangatannya lebih kuat, dan tidak mudah berbulu, karena memiliki pigmen alami, sehingga hanya dapat mewarnai warna gelap atau menggunakan warna asli;
5. Sweater mohair, mohair juga dikenal sebagai wol angora, karena seratnya tebal dan panjang serta berkilau, cocok untuk produksi produk yang disikat. 6;
6. Kemeja akrilik, (atau kemeja akrilik tebal) kemeja akrilik menggunakan tenunan bulu rajutan akrilik tebal. Kehangatan kainnya bagus, translasi warnanya cerah, warnanya lebih terang daripada wol murni, kekuatannya lebih tinggi, sentuhannya lebih baik, ketahanan cahayanya, ketahanan cuacanya juga bagus, dan ketahanannya terhadap pencucian;
7. Sweater campuran, sebagian besar sweater campuran dirajut dengan benang campuran wol/akrilik atau wol/viskosa, yang memiliki ciri-ciri lembut di tangan, hangat, dan murah. Bahan baku ini pada dasarnya tersedia di pasaran. Wol, benang domba, mohair, bulu kelinci, bulu unta adalah serat alami, yang umumnya digunakan untuk merajut varietas bermutu tinggi, sedangkan akrilik adalah serat kimia, yang umumnya digunakan untuk merajut produk bermutu sedang dan rendah dengan benang campuran dan benang katun lainnya;

